Kamis, 30 Agustus 2012

download game cs.versi 1.6 baruu!

kalian pasti pernah memainkangame yang satu ini....
ya ini dia counter strike dengan soundtrack yang menyerupai pb dan skin yg berbeda mungkin menarik minat para pembaca ....
size: 321 mb
jika ingin memesan game ini cukup murah hanya rp 30.000 dan anda bisa menikmati game cs. terbaru ini..
untuk informasi lebih lanjut silahkan:(085691902325) only sms

Rabu, 06 Juni 2012

phantom fc

phantom fc adalah sebuah tim yang saya buat aktif dalam bidang olahraga futsal berikut data-datanya:
nama tim : phantom fc
berdiri  : 2011
liga: primera j-futsal division
level  :   amateur adulth
debut :  j futsal turnamen 2011
kantor: jln flamboyan raya no.b160
partisipasi: j futsal turnament-2011






















berikut data-data pemain:

nama : ardi kurniawan
posisi: kiper
tinggi: 178cm
overall: 50





nama: bisma cipta
posisi: bek
tinggi:170cm
overall:51






nama:dimas rahmat
posisi:bek
tinggi: 165cm
overall: 48


nama: setia adi
posisi: gelandang/playmaker
tinggi:167cm
overall: 63


nama: zulham.h
posisi:gelandang serang/striker
tinggi:175cm
overall:63


nama: tedy n
posisi: sayap/striker
tinggi:173cm
overall: 63


nama:gilang/jenge
posisi: bek
tinggi: 177cm
overall: 61

nama:sefian ade
posisi:bek
tinggi:169cm
overall: 49

Minggu, 27 Mei 2012

cerpen:nelayan yang baik

Disuatu hari..pantai barat meksiko....terdapat sebuah nelayan yang bernama carlos ia adalah seorang nelayan
dan mempunyai peliharaan seekor anjing ....carlos sendiri awalnya mempunyai banyak teman namun teman-temanya kebanyakan bangkrut sebagai nelayan karena hasil tangkapan ikan nya selalu sedikit..carlos sendiri brumur 26 thn ia belum menikah suatu ketika ia bertemu dengan seorang gadis yang cantik bernama bella ia gadis penjual buah ketika keliling berjualan carlos ingin membeli buah dan berkenalan dengan bella...sepertinya bella juga tertarik denganya....
hari itu hujan turun deras carlos berlindung dirumahnya yang menurutnya rumahnya nyaman....seperti biasa angin kencang ombak tinggi membuat carlos urung melaut...
keesokan harinya carlos pergi kepasar dan membeli buah dan bertemu bella dengan wajah yang muram...
carlos bertanya"ada apa bella kau terlihat sedih? lalu bella menjawab"ibuku sakit" melihat bella sedih carlos
pun mencari cara agar ia bisa membantu orang tua bella yang sedang sakit...
di siang hari yang terik carlos pun pergi melaut dengan semangat yang tinggi...ia berhasil menjaring banyak ikan
lalu ia menjual ikan itu di pasar dan hasil penjualanya pun sangat banyak...
carlos pergi ke rumah bella lalu ia berkata "hei bella aku akan membawa ibumu ke rumah sakit" bella"apa kau yakin carlos rumah sakit membutuhkan banyak uang..."sudah tidak apa besar atau ringanya biaya kita pikirkan nanti ujar carlos" segeralah mereka ke rumah sakit...
beberapa jam kemudian........dokter memanggil carlos dan bella "bagaimana pak keadaan ibu saya"tanya bella
ibumu hanya terkena demam ia butuh istirahat selama seminggu kata dokter"....carlos pun pergi ke administrasi rumah sakit dan membayar" dan kembali lgi menemani bella"apakah biaya rumah sakit besar carlos?"
"tidak bella semua sudah aku yang bayar" kenapa kau begitu baik padaku carlos"karena aku mencintaimu bella"mendengar itu bella pun juga menyatakan kalau ia juga menyukai carlos....

seminggu kemudian....
ibu bella pun sudah sembuh ia mengucapkan terima kasih sebesar2nya pada carlos.... dan menyetujui hubungan
mereka berdua.......pada akhirnya carlos dan bella pun menikah dan mereka hidup bahagia....

tips dan trik futsal by @ajum7

ketika menggring bola hal perlu diperhatikan adalah titik henti lawan kita dimana ia akan mengcut bola yang kita dribble...lalu lakukan gerakan tipuan misalkan lawan tau gerakn kita akan kekiri dgn cpt memutar kearah sebalknya dengan begini ia akan kesulitan dan memancing pelanggaran...

tips tendangan langsung: gunakan kaki bagian dalam untuk menendang bola arahkan ke kiper..biasanya bola akan berbelok..

tips bermain: gunakan sepatu jangan nyeker karena bahaya menurut saya kasihan kaki kita lebih baik memakai
                   sepatu futsal yang benar dan aman tidak memancing keributan

tips penalty: tidak perlu akurasi khusus hanya mental dan ketepatan kita menipu kiper dan goal....

Selasa, 22 Mei 2012

ceritaku..

sudah terasa...aku sudah besar...menentukan..masa depan sendiri...
dulu waktu ku kecil ingin sekali menjadi orang dewasa...namun ketika mendekati masa-masa menjelang dewasa...muncul dalam benaku untuk kembali menjadi anak kecil.....ku dihantui rasa cemas dan takut tidak bisa mengambil sebuah keputusan nanti...

Selasa, 01 Mei 2012

puisi cinta


Aku hanya ingin cinta yang sederhana..
Sesederhana sikapku kepadamu..
sesederhana sifat dinginku kepadamu

Dalam senyumku,Dalam pandangan mataku..
Dan dalam hatiku, hanya ada dirimu

Aku hanya ingin
Mencintaimu dengan sederhana..
Sesederhana aku apa adanya..
Dan sesederhana kamu apa adanya..
Biarkan semua mengalir apa adanya
agar kita selalu bersama

melewati rintangan dalam kehidupan
dan mencoba berjalan & bertahan
dalam menghadapai badai kehidupan

Senin, 30 April 2012

gunakan logika


LAPORAN PRAKTIKUM PSIKOLOGI FAAL
Nama Mahasiswa     : Zulham harlyansyah
NPM                          : 17511745
Tanggal Praktikum : 24 April 2012

1. Percobaan : Indera Peraba
Nama Percobaan : Perasaan Pada Kulit
Nama Subjek : Zulham harlyansyah
Tempat Percobaan : Laboratorium Psikologi Faal
a. Tujuan Percobaan : Untuk mengetahui adanya reseptor tekanan, sakit,
sentuhan, dingin dan panas pada kulit, serta mengetahui letak masing-masing reseptor
- Tujuan Percobaan I (perasaan pada kulit) :
*Untuk mengetahui adanya reseptor tekanan, saki, sentuhan, dingin dan panas pada kulit serta mengetahui letak masing-masing reseptor
b. Dasar Teori : :Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan.
                                                  Susunan Kulit. Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Dari bagian dalam ke bagian luar, pertama adalah stratum germinativum berfungsi membentuk lapisan di sebelah atasnya. Kedua, yaitu di sebelah luar lapisan germinativum terdapat stratum granulosum yang berisi sedikit keratin yang menyebabkan kulit menjadi keras dan kering
c. Alat yang digunakan :
*3 baskom plastik
*baskom I berisi air dingin
*baskom II berisi air hangat
*baskom III berisi air biasa
d. Jalannya Percobaan :
a. Masukkan kedua tangan secara bersamaan kedalam baskom I dan baskom II
b. Lalu diamkan selama 5 detik
c. Setelah itu masukkan kedua tangan secara bersamaan ke baskom III
e. Hasil Percobaan :
a. Hasilnya tangan kanan yang dimasukkan kedalam air dingin, menjadi lebih dingin setelah dimasukkan kedalam air biasa, sedangkan tangan kiri yang dimasukkan kedalam air hangat, menjadi lebih hangat setelah dimasukkan kedalam air biasa.
b. Hasilnya tangan kanan yang dimasukkan kedalam air dingin, menjadi lebih dingin setelah dimasukkan kedalam air biasa, sedangkan tangan kiri yang dimasukkan kedalam air hangat, menjadi lebih hangat setelah dimasukkan kedalam air biasa.
f. Kesimpulan : Kulit merupakan indra peraba yang mempunyai reseptor khusus untuk sentuhan, panas, dingin, sakit, dan tekanan. Kulit terdiri dari lapisan luar yang disebut epidermis dan lapisan dalam atau lapisan dermis. Pada epidermis tidak terdapat pembuluh darah dan sel saraf. Epidermis tersusun atas empat lapis sel. Kulit terdiri dari :  Epidermis yaitu bagian terluar
.
Dermis yaitu kelenjar dan saluran keringat bulbus rambut,                                                                 polikel rambut, dan akar rambut, kelenjar sebaeus.
.Subtacaneous yaitu pembuluh darah syaraf cutaneous dan                                                               jaringan otot.



g. Daftar Pustaka:
:     NN. (2000). Indera Peraba. http://free.vlsm.org/. 21  Maret 2010.
             : Iqbal. (2008). Indera Peraba. http://iqbalali.com/. 21 maret 2010
                                                     







2. Percobaan : indra peraba
Nama Percobaan : Lokalisasi taktil
Nama Subjek : Zulham harlyansyah
Tempat Percobaan : Laboratorium Psikologi Faal
a. Tujuan Percobaan : memahami serta mengetahui kepekaan syaraf peraba dengan melokalisasi tempat ke berbagai tempat kepekaan TPL (Two Point Localization).
- Tujuan Percobaan I (perasaan pada kulit) : 
Untuk memahami serta kepekaan syaraf peraba dengan melokalisir tempat yang ditusukkan ke berbagai tempat
b. Dasar Teori :  Reseptor taktil adalah mekanoreseptor. Mekanoreseptor berespons terhadap perubahan bentuk dan penekanan fisik dengan mengalami depolarisasi dan menghasilkan potensial aksi. Apabila depolarisasinya cukup besar, maka serat saraf yang melekat ke reseptor akan melepaskan potensial aksi dan menyalurkan informasi ke korda spinalis dan otak. Reseptor taktil yang berbeda memiliki kepekaan dan kecepatan mengirim impuls yang berbeda pula. Dikriminasi titik adalah Kemampuan membedakan rangsangan kulit oleh satu ujung benda dari dua ujung disebut diskriminasi dua titik. Berbagai daerah tubuh bervariasi dalam kemampuan membedakan dua titik pada tingkat derajat pemisahan bervariasi. Normalnya dua titik terpisah 2– 4 mm dpt dibedakan pd ujung jari tangan, 30-40mm dpt dibedakan pada dorsum pedis. Tes dapat menggunakan kompas, jepitan rambut.
                                                  Sensasi taktil dibawa ke korda spinalis oleh satu dari tiga jenis neuron sensorik: serat tipe A beta yang besar, serat tipe A delta yang kecil, dan serat tipe C yang paling kecil. Kedua jebis serat tipe A mengandung mielin dan menyalurkan potensial aksi dengna sangat cepat; semakin besar serat semakin cepat transmisinya dibanding serat yang lebih kecil. Informasi taktil yang dibawa dalam serat A biasanya terlokalisasi baik. Serat C yang tidak mengandung mielin dan menyalurkan potensial aksi ke korda spinalis jauh lebih lambat daripada serat A.
                                                  Hampir semua informasi mengenai sentuhan, tekanan, dan getaran masuk ke korda spinalis melalui akar dorsal saraf spinal yang sesuai. Setelah bersinap di spnia, informasi dengan lokalisasi dibawa oleh serat-serat A yang melepaskan potensial aksi dengan cepat (beta dan delta) di kirim ke otak melalui sistem lemniskus kolumna dorsalis. Serat-serat saraf dalam sisitem ini menyebrang dari kiri ke kanan di batang otak sebelum bersinaps di talamus. Informasi mengenai suhu dan sentuhan yang lokalisasi kurang baik di bawa ke korda spinalis melalui serat-serat C yang melepaskan potensial aksi secara lambat. Info tersebut dikirim ke daerah retikularis di batang otak dan kemudian ke pusa-pusat yang lebih tinggi melalui serat di sitem anterolatera

c. Alat yang digunakan : pensil tumpul,pulpen,penggaris

D.     Jalannya Percobaan :   -Pilih satu orang teman untuk menjadi pasangan       dalam melakukan percobaan ini
- Pejamkan mata
-Biarkan pasangan menusuk tangan anda dengan spidol di bagian tangan anda
-    Kemudian, dengan mata yang tertutup, anda   menusuk bagian yang pasangan anda tusuk sebelumnya
    -  Ukur jarak antara bagian tubuh yang pasangan anda tandai
     -Lakukan percobaan ini selama lima kali berturut-turut

E.Hasil Percobaan : 1.jarak 2.5cm
                                                  2.jarak 4.5cm
                                                  3.jarak 1.5cm
                                                  4.jarak 0.5cm
                                                  5.jarak 0.3cm

Hasil Sebenarnya : 1.  Bila jarak tusukkan pertama dengan tusukkan  kedua  kurang dari 5cm, dinyatakan baik. Jika lebih dari 5cm syaraf peraba dikatakan  kurang baik.
2. TPL (Two Point Localitation ) lebih peka pada bagian yang lebih menonjol seperti hidung, mata, bibir,ujung jari, telinga dan lainnya.
3. Jarak yang assisten tusuk dari yang di tandai   kita dapat tergantung pada waktu.
4. Waktu mempengaruhi sehingga ada  penyebaran sensasi.
5. TPL ( Two Point Localitation ) merupakan system yang menyebar dan melingkar .


F.Kesimpulan : Hampir semua informasi mengenai sentuhan, tekanan, dan getaran masuk ke korda spinalis melalui akar dorsal saraf spinal yang sesuai. TPL lebih peka pada bagian tubuh yang menonjol, seperti hidung, mata, bibir, dan lain-lain. Jarak yang  asisten tusuk 1 dan 2 tergantung waktu, jadi waktu mempengaruhi sehingga ada penyebaran sensasi. TPL pada suatu system yang sifatnya menyebar dan melingkar.

G. Daftar Pustaka : Anonim . ( 2010 ). Lima Alat Indera. http://organisasi.org/. 21 Maret 2010.
Adisumatro,S,dkk.1990.kamus biologi untuk pelajaran.jakarta:depdikbud



3. Percobaan : indra peraba
Nama Percobaan : daya membedakan sifat benda
Nama Subjek : Zulham harlyansyah
Tempat Percobaan : Laboratorium Psikologi Faal
a. Tujuan Percobaan : Untuk membuktikan kepekaan syaraf peraba terhadap kehalusan benda sampai kekasaran benda
- Tujuan Percobaan I (perasaan pada kulit) : untuk membuktikan syaraf peraba dan menguji kepekaanya

b. Dasar Teori :  Diduga bahwa akhiran saraf yang mengelilingi folliliculus rambut ialah reseptor taktil. Pada tempat – tempat dimana tidak ada rambut, tetapi dengan kepekaan besar terhadap stimulus taktil, ternyata terdapat banyak corpusculum tractus. Diduga bahwa meniscus tractus juga merupakan suatu receptor taktil. Perasaan taktil dapat dibedakan menjadi perasaan taktil kasar dan perasaan taktil halus. Impuls taktil kasar dihantarkan oleh tractus spinothalamicus anterior, sedangkan implus taktil halus dihantarkan melalui faciculus gracilis dan faciculus cunneatus. ( Guyton, 1983 ).
      Perasaan taktil ada dua macam : perasaan taktil halus

         
Kepaekaan terhadap taktil halus diketahui dengan menentukan jarak terdekat antara dua titik di kulit yang sekaligus distimulasi dan masih dapat dibedakan sebagai dua titik. Implus taktil ini dihantarkan melalui fasciculus gracillis cuneatus.
 Perasaan taktil kasar
Implus taktil ini dihantarkan melalui tractus spinothalamicus anterior.
Sensasi taktil yang terdiri dari raba, tekanan dan getaran sering di golongkan sebagai sensasi terpisah, mereka semua dideteksi oleh jenis reseptor yang sama. Satu – satunya perbedaan diantara ketiganya adalah :
.         Sensasi raba, umunya disebabkan oleh reseptor taktil di dalam kulit atau di dalam jaringan tepat dibawah kulut.
 Sensasi tekanan biasanya disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan yang lebih dalam
 Sensasi getaran, disebabkan oleh sinyal sensori yang berulang dengan cepat, tetapi menggunakan beberapa jenis reseptor yang sama seperti yang digunakan untuk raba dan tekanan.
Kepekaan kulit yang berambut terhadap stimulus besar, sehingga diduga bahwa akhiran syaraf yang mengelilingi foliculus rambut adalah reseptor taktil.
Kita dapat membedakan benda – benda tanpa melihat bentuknya. Disini yang berperan adalah reseptor kinaesthesi. Bentuk dan berat benda dapat dibedakan dengan reseptor tekanan yang digeserkan.
Pada tempat di mana tidak ada rambut, tetapi dengan kepekaan yang besar terdapat stimulus taktil, ternyata banyak corpuscullum tactus. Diduga bahwa miniscus tactus juga merupakan reseptor taktil. (Guyton,1994 ).

c. Alat yang digunakan : sapu tangan besar,berbagai bentuk kain dan benda
d. Jalannya Percobaan : sambil memenjamkan mata kita diberi 5 kain lalu kita harus mengurutkan dari kain yang halus hingga yang kasar

e. Hasil Percobaan : 1.batik(halus)
                                                  2. flannel bergaris (halus)
                                                  3. pink (halus)
                                                  4.kuning bercorak(kasar)
                                                  5.hitam (kasar)



f. Kesimpulan :  Kepekaan terhadap taktil halus diketahui dengan menentukan jarak terdekat antara dua titik di kulit yang sekaligus distimulasi dan masih dapat dibedakan sebagai dua titik. Implus taktil ini dihantarkan melalui fasciculus gracillis cuneatus. Sensasi taktil yang terdiri dari raba, tekanan dan getaran sering di golongkan sebagai sensasi terpisah, mereka semua dideteksi oleh jenis reseptor yang sama



g. Daftar Pustaka : Kimball,John W.1990.biologi jilid 1.jakarta:gramedia
                                            : K. Karnoto, Bambang .2008. SeribuPena    Biologi.Jakarta:Penerbit Erlangga

4.  Percobaan : Indera Peraba
       Nama Percobaan : Stereognostik
        Nama Subjek :  Zulham harlyansyah
        Tempat Percobaan : Laboratorium Psikologi Faal
a.Tujuan Percobaan               : Untuk membuktikan kepekaan syaraf peraba terhadap                 kehalusan benda sampai ke kasaran benda serta                 bentuk-bentuk benda (Stereognostik)
- Tujuan Percobaan IV (Stereognostik) :
Untuk membuktikan kepekaan syaraf peraba terhadap kehalusan benda sampai kekasaran benda serta bentuk-bentuk benda (Stereognostik)
b.dasar teori:   Perasaan taktil dapat dibedakan menjadi perasaan taktil kasar dan perasaan taktil halus. Impuls taktil kasar dihantarkan oleh tractus spinothalamicus anterior, sedangkan implus taktil halus dihantarkan melalui faciculus gracilis dan faciculus cunneatus. (Guyton, 1983 ).
Perasaan taktil ada dua macam :
1. Perasaan taktil yang halus
Kepaekaan terhadap taktil halus diketahui dengan menentukan jarak terdekat antara dua titik di kulit yang sekaligus distimulasi dan masih dapat dibedakan sebagai dua titik. Implus taktil ini dihantarkan melalui fasciculus gracillis cuneatus.
2. Perasaan taktil kasar
Implus taktil ini dihantarkan melalui tractus spinothalamicus anterior.
Sensasi taktil yang terdiri dari raba, tekanan dan getaran sering di golongkan sebagai sensasi terpisah, mereka semua dideteksi oleh jenis reseptor yang sama. Satu – satunya perbedaan diantara ketiganya adalah :
1. Sensasi raba, umunya disebabkan oleh reseptor taktil di dalam kulit atau di dalam jaringan tepat dibawah kulut.
2. Sensasi tekanan biasanya disebabkan oleh perubahan bentuk jaringan yang lebih dalam
3. Sensasi getaran, disebabkan oleh sinyal sensori yang berulang dengan cepat, tetapi menggunakan beberapa jenis reseptor yang sama seperti yang digunakan untuk raba dan tekanan.
Kepekaan kulit yang berambut terhadap stimulus besar, sehingga diduga bahwa akhiran syaraf yang mengelilingi foliculus rambut adalah reseptor taktil.
Kita dapat membedakan benda – benda tanpa melihat bentuknya. Disini yang berperan adalah reseptor kinaesthesi. Bentuk dan berat benda dapat dibedakan dengan reseptor tekanan yang digeserkan.
Pada tempat di mana tidak ada rambut, tetapi dengan kepekaan yang besar terdapat stimulus taktil, ternyata banyak corpuscullum tactus. Diduga bahwa miniscus tactus juga merupakan reseptor taktil. (Guyton,1994 ).
C. alat yang digunakan  :   Sapu tangan besar, kertas kain berbagai macam              (halus, kasar ), serta berbagai macam bentuk benda                          (kubus , silinder, lingkaran ,segitiga, kerucut).
d.jalanya percobaan: a. Assistant lab memberikan  secara acak 5 objek benda yang masing-  masing memiliki bentuk-bentuk yang berbeda.
b. Kemudian satu persatu benda yang di berikan di raba oleh kita dengan mata merem dan menebak apa aja bentuk-bentuk objek yang sudah kira raba tersebut
e. Hasil Percobaan:  • Objek yang pertama berbentuk Pare
                                     • Objek yang kedua berbentuk huruf X
                                     • Objek yang ketiga berbentuk huruf G
                                     • Objek yang keempat berbentuk Labu
                                     • Objek yang kelima berbentuk Tabung
  f. kesimpulan :  Kepekaan kulit yang berambut terhadap stimulus besar, sehingga diduga bahwa akhiran syaraf yang mengelilingi foliculus rambut adalah reseptor taktil.
Kita dapat membedakan benda – benda tanpa melihat bentuknya. Disini yang berperan adalah reseptor kinaesthesi. Bentuk dan berat benda dapat dibedakan dengan reseptor tekanan yang digeserkan. Pada tempat di mana tidak ada rambut, tetapi dengan kepekaan yang besar terdapat stimulus taktil, ternyata banyak corpuscullum tactus. Diduga bahwa miniscus tactus juga merupakan reseptor taktil.
h. daftar pustaka:  
     Djamhur Winatasasmita,Drs.1994.biologi 3,petunjuk guru,jakarta.gramedia
                 Gibson, Jhon. 1981. Fisiologi dan Anatomi Modern
                  Kimball, John W .1992. Bioligi. Jakarta: Erlangga

5. Percobaan : indra peraba
Nama Percobaan : martil refleks
Nama Subjek : Zulham harlyansyah
Tempat Percobaan : Laboratorium Psikologi Faal
a. Tujuan Percobaan :  untuk mengetahui adanya gerakan reflex pada otot
- Tujuan Percobaan I (perasaan pada kulit) : untuk mengetahui gerak reflek otot tubuh
b. Dasar Teori : Secara umum, refleks dapat diartikan sebagai respon yang terjadi secaraotomatis, tanpa kesadaran. Refleks saraf selalu dimulai dengan adanya stimulusyang mengaktifkan reseptor sensoris. Kunci dari jaras refleks adalah negative feedback jalur Jalur 
    yang terlibat dalam terjadinya refleks dikenal sebagai lengkung refleks. Tidak   seperti  gerak biasa yang memiliki banyak variasi respon, responuntuk gerak refleks  dapat diprediksikan karena jalurnya selalu sama

c. Alat yang digunakan :-martil refleks
d. Jalannya Percobaan : subjek disuruh duduk dibangku lalu martil reflek di pukul kedengkul

e. Hasil Percobaan : ketika diketuk kaki kita akan bergerak mengikuti gerak reflek


f. Kesimpulan :  dari percobaan yang telah diuji dapat diketahui hasilnya bahwa lutut memiliki gerak refleks yang bagus hal ini dapat diketahui pada ssat martil dipukulkan ke dengkul secara otomatis direspon oleh lutut




g. Daftar Pustaka : Moore,Ruth.1976.Evolusi.jakarta:pustaka alam
                                                            : Depdikbud,1995,Perangkat PKG,Biologi sltp,jakarta
                                                            : Chan,E.1998.Biological Science of Indonesia